Sejarah Kota Malang
Sejarah Kota Malang
Kota Malang merupakan salah satu kota terbesar di Jawa Timur. Kota ini terletak di dataran tinggi Malang, yang merupakan bagian dari Pegunungan Tengger.
Asal-usul nama Malang
Asal-usul nama Malang masih diperdebatkan oleh para ahli sejarah. Ada beberapa teori yang dikemukakan, yaitu:
Dari kata "mala" yang berarti "malapetaka". Teori ini didasarkan pada legenda yang menyebutkan bahwa Kota Malang pernah dilanda malapetaka, sehingga penduduknya menyebutnya dengan nama Malang.
Dari kata "mala" yang berarti "malam". Teori ini didasarkan pada letak Kota Malang yang berada di dataran tinggi, sehingga sering diselimuti kabut pada malam hari.
Dari kata "malas". Teori ini didasarkan pada sifat penduduk Kota Malang yang terkenal malas.
Sejarah perkembangan Kota Malang
Menurut catatan sejarah, wilayah Kota Malang telah dihuni sejak zaman prasejarah. Pada masa Kerajaan Kanjuruhan, wilayah ini merupakan salah satu pusat pemerintahan kerajaan.
Pada masa Kerajaan Majapahit, wilayah ini dikenal dengan nama "Malangbong". Pada masa ini, wilayah ini menjadi salah satu pusat perdagangan dan pendidikan.
Pada masa penjajahan Belanda, wilayah ini dikenal dengan nama "Malang". Pada masa ini, wilayah ini menjadi pusat pemerintahan dan militer Belanda.
Pada masa kemerdekaan, wilayah ini menjadi bagian dari Provinsi Jawa Timur. Pada tahun 1914, Kota Malang ditetapkan sebagai kotamadya.
Perkembangan Kota Malang saat ini
Saat ini, Kota Malang merupakan kota yang berkembang pesat. Kota ini menjadi salah satu pusat pendidikan, perdagangan, dan pariwisata di Jawa Timur.
Kota Malang memiliki berbagai perguruan tinggi terkemuka, seperti Universitas Brawijaya, Universitas Negeri Malang, dan Universitas Muhammadiyah Malang. Kota ini juga menjadi pusat industri dan perdagangan, terutama di bidang pertanian, tekstil, dan pariwisata.
Kota Malang juga memiliki berbagai destinasi wisata yang menarik, seperti Gunung Arjuno, Gunung Bromo, dan Pantai Balekambang. Kota ini juga memiliki berbagai kuliner khas yang lezat, seperti Bakso Malang, Sate Ayam Pak Man, dan Lontong Balap.
0 Comments:
Posting Komentar